Upaya Ponpes Al Hikmah 2 dalam proses peningkatan mutu dan kwalitas SDM santri

August 16, 2009

Gedung Perpustakaan dan GOR Al HIKMAH 2 Benda Sirampog Brebes

Gedung Perpustakaan dan GOR Al HIKMAH 2 Benda Sirampog Brebes

Pondok pesantren Al Hikmah yang notabene adalah Pon.Pes Modern tentu belum afdol  jika tidak di imbangi dengan teknologi yang mutahir. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kini Pondok Pesantren Al Hikmah seakan tidak mau kalah dengan pendidikan yang ada di luar sana, dengan menambah fasilitas baru berupa Perpustakaan digital yang terhubung dengan jaringan internet serta ber-area hotspot di harapkan bisa meningkatkan mutu dan kwalitas SDM para santrinya.

Dua tahun sudah kini usia perpustakaan digital al hikmah 2, Meski demikian banyak para santrinya yang belum mengetahui dan memanfaatkan  fasilitas ini, ironisnya tidak sedikit pula dari mereka yang masih buta dengan perpustakaan digital yang sudah di sediakan oleh pihak yayasan.  Agaknya hal ini perlu di jadikan bahan diskusi utama para petinggi Al Hikmah serta jajaran pengurus pondok, sekolah dan lainya dalam rangka upaya peningkatan minat baca siswa.

Sedikit dari pengamatan saya  selama berkunjung di Perpustakaan Al Hikmah, peristiwa ketidakmampuan para santri dalam penguasaanya terhadap perkembangan teknologi yang ada adalah salah satu imbas dari minimnya sosialisasi terhadap para santri  tentang keberadaan Perpustakkan digital itu sendiri. Semestinya ada sosialisasi bagi seluruh santri, terlebih untuk santri baru, mengingat latar belakang santri yang dominasinya adalah “wong ndeso”  sehingga dengan demikian di harapkan semua santri bisa menikmati fasilitas yang sudah di sediakan oleh pihak Perpustakaan.

Suasana Sepi Pengunjung Perpustakkan hampir terlihat di setiap harinya

Suasana Sepi Pengunjung Perpustakkan hampir terlihat di setiap harinya


Kopdar Pertamaku di Wisata Bloger 2009

July 27, 2009

Meski terlambat dan dengan kondisi badan yang kurang vit, aku tetap bersemangat menyempatkan diri berkunjung ke kota wonosobo dalam rangka memenuhi undangan dari Komunitas Bloger Wonosobo yang tergabung dalam e-wonosobo.com. Sederet acara masih bisa ku kejar meski mandi di pemandian air panas dan sarasehan dengan Pak Bupati Wonosobo di alun – alun tak ku dapatkan. Sesampainya di Kota Wonosobo aku di dampingi asistenku hehehe segera menyambangi tempat peginapan yang sudah di sediakan panitia, gak lama kemudian master shifu ( mas Novi ) bertandang ke kamarku dan kamipun segera beristirahat untuk nantinya bangun pada jam 03.00 Pagi demi mengejar Sunrise. Sebelum bertandang ke Puncak aku sempatkan mandi ( kata orang bisa ngurangin rasa dingin ) dan Sholat beberapa rakaat, Tepat jam 04.00 Pagi, seluruh peserta dan Panitia menuju Puncak Dieng, sepanjang perjalanan aku gak bisa ngantuk apa lagi tidur di mobil, mengingat jalanya liuk – liuk, naik turun, tikungan mesra berasa bikin jantung berdetak kencang, apalagi pas di tikungan tajam jalanya pas buat satu mobil ajah tanpa aspal uiiihhhh…ngeriiiiii pisaaaaaan…,, aku salut sama pak supirnya berani banget, padahal penumpang minta turun tapi pak sopir malah nantangin jalan terus.

5809_1086895055812_1329507369_30234989_3713119_n Tikungan paling tajam di bawahnya jurang gambar ini di ambil dalam perjalan pulang dari puncak

Istirahat ambil nafas di tengah perjalanan menuju puncak peguungan wonosobo

Istirahat ambil nafas di tengah perjalanan menuju puncak peguungan wonosobo

Saat - saat indah menanti datangnya sinar mentari  di kedinginan udara pagi

Saat - saat indah menanti datangnya sinar mentari di kedinginan udara pagi

Perhatikan gambar ini  ada yang pura - pura gak mau

Perhatikan gambar ini " ada yang pura - pura gak mau "

Setelah puas Jeprat Jepret ambil gambar sana sini dan kabutpun mulai menbal kamipun segra turun gunung

Perjalan pulang dari Puncak Pegunungan Wonosobo

Perjalan pulang dari Puncak Pegunungan Wonosobo

di tengah perjalanam master shifu sempat  bergaya kyak model  hehehe, coba liat fotonya pantas di bilang mas apa mbak Novi ( piiiisss ) hehehehehe ampun suhu….

gW ganteng kan bro....???

gW ganteng kan bro....???

Puas dengan pemandangan dan udara dingin di puncak, acara berlanjut ke Telaga Warna Dieng Wonosobo dan Candi di Kawasan Wonosobo dan sekitarnya

ada yang terperangah liat ke-narsizan-ku hehehehe

ada yang terperangah liat ke-narsizan-ku hehehehe

di jawasan candi wonosobo

di kawasan candi wonosobo

Usai jalan – jalan keliling beberapa tempat wisata wonosobo, kami makan makan di resto MIE ONGKLOK khas Wonosobo,, Rasanya muantabbb..ajiiiibb..mas novi ampe nambah ( Laper apa mas ? ) abis puas makan makan langsung pulang asrama, Sebelum pulang rumah masing – masing kami di beri oleh oleh manisan carica dan obat kuat Purwaceng dari panitia, agaknya mas novi sudah tenang ahirnya dia bisa mendapatkan purwaceng aku juga nyimpen wat persiapan hehehe. Terimakasih buat seluruh pnitia yang sudah memberikan fasilitas dan akomodasi serba gratis, salut buat mereka, masih muda – muda tapi berani tampil di ranah kerja Tingkat Kabupaten. :D


Foto Foto Genk Bringasan VS Okeh Sejahtera di Wisata Matahari Bogor

July 16, 2009

Berikut adalah foto foto  dokumentasi hasil jepretan di wisata matahari puncak bogor Jawa Barat, menikmati indahnya kawasan puncak di bukan hari libur , mumpung ada tawaran tiket gratis :) hehehe….,,

6733_1124229119439_1638464046_309194_164248_nTeam Okeh Sejahtera siap meluncur menumpas kejahatan genk bringasan, duduk di barisan depan baju biru ERWIN siap mendayung – dayung dan EKO terlihat ngomeng – ngomeng ngasi komando, di barisan belang si BOZ dengan tubuh besarnya ia siap mendayung, sementara aku cukup ngacung jempol :) .

img2260aPerwakilan genk bringasan dah pada siap – siap ng-Goes bebek ngambang :D

img2263ajangan nyerah dulu bozzz…. img2264a :D

img2266awoukeh siiip kita menang…. :D

mohon maaf kisah lanjutanya gak di upload..ada kesalahan teknis dengan PC ku…( lagi ngadat )….doh….


Cinta Sebelum dan Sesudah Menikah

July 10, 2009

363603Dunia cinta sebelum menikah atau bisa di sebut dengan cinta saat pacaran masih bersifat tertutup, oleh karena itu banyak hal yang masih dirahasiakan oleh yang bercinta, baik terhadap kekasihnya maupun orang lain. Tidak sedikit imitasi dan kepura – puraan di antara mereka. Sedangkan cinta dalam dunia perkawinan sudah terbuka. Keterbukaan yang di ibaratkan oleh Alqur’an dengan kata afdha, yakni seperti keterbukaan angkasa raya, karena itu tidak ada lagi imitasi, atau rahasia antara suami istri. Satu hal yang harus di perhatikan bahwa meskipun imitasi dan rahasia suami istri tidak ada pasca nikah, akan tetapi di harapkan dari pasangan suami istri harus tetap menjaga dan menghormati privasi masing – masing. Setelah menikah tentunya suami tidak akan malu mengaku “tidak berduit” atau bahkan menangis kesakitan di hadapan istrinya, demikian juga sebaliknya, istri tidak juga malu menampakan yang dirahasiakannya selama ini.

Cinta saat berpacaran mengarah kedalam, karena itu kedua kekasih cenderung egois, mementingkan diri sendiri, masing – masing diliputi oleh keraguan karena rasa takut kehilangan kekasih. keraguan dan rasa takut itu sangat berpotensi melahirkan kecemburuan yang berlebih serta syak wasangka menyangkut kesetiaan. Setelah menikah hal tersebut akan sangat berkurang, bahkan mestinya sirna karena sejak semula telah lahir tekad hidup bersama hingga kaking – kaking dan naning – naning, bahkan hingga ke surga akhirat kelak dan ini melahirkan kesetiaan dan ketentraman.

Di sisi lain, karena keduanya telah menyatu maka sering kali tidak di perlukan untuk menanyai pasangan apa yang di sukai dan tidak disukainya karena masing – masing telah meyelam di lubuk hati dan pikiran pasanganya. Masing – masing telah menggunakan mata kekasihnya untuk memandang, serta akal dan hati untuk menimbang dan merasa.

Cinta sebelum menikah atau ketika berpacaran tidak jarang hanya berbentuk emosi yang meluap – luap tanpa kesadaran, karena itu dia sangat rawan putus. Tetapi tidak demikian setelah menikah, karena perkawinan mestinya didahului oleh pilihan bebas penuh kesadaran dan tanggung jawab untuk membina rumah tangga. Karena itu kegagalan dalam perkawinan menimbulkan keperihan melebihi perihnya putus dalam pacaran.

Saran buat yang sudah punya calon dan sudah mantap hati bahwa “dia” yang terbaik, bersegeralah menikah, Nikah yukz..,, :)


BEKAM BERSAMA si BOS

July 3, 2009

bekam2Setelah perkuliahan selesai, Kamis 2 Juli 2009, Si Bos, Ewin, Echo dan Aku lansung bergegas menuju kota Bekasi Jawa Barat dengan menggunakan Mobil Jet Tempur yang biasa kami pakai untuk acara – acara tertentu saja. Panasnya terik matahari tak menyurutkan semangat kami menuju kota tersebut untuk berbekam. Selama perjalanan, perang opini sarat dengan lelucon ala Triple E ( ewin, echo, dan endor ) tak henti – hentinya mengocok peruuuut, setelah hampir satu jam perjalanan Jakarta- Bekasi kamipun sampai juga di RUMAH SEHAT TERAPI HOLISTIK TIBBUNNABAWI yang ada di Bilangan Bekasi Jawa Barat. Sesampainya di sana kami langsung menuju ruang pendaftaran untuk Berbekam, “Subhanallah……canggih sekali peralatan medisnya, tak kusangka praktek pengobatan yang di anggap primitif oleh sebagian orang, ternyata tidak seperti yang mereka duga. di sini peralatan yang di sediakan oleh pihak Rumah Sehat Terapi Holistik sudah benar benar modern” kataku dalam hati, fenomena tersebut membuatku semakin yakin untuk segera di bekam. Tak lama setelah pendaftaran, kumandang adzan terdengar sayup dari masjid yang tak jauh dari tempat kami akan berbekam, kamipun segera menuju masjid untuk menunaikan sholat dzuhur berjamaah. Ada insiden kecil yang menimpa ewin pasca sholat, Handphone canggih miliknya tertinggal di masjid, ia pun segera lari dari halaman parkir masjid ke tempat ia sholat tadi untuk mencari Hpnya, Alhamdulillah ternyata HP nya masi ada, tanpa curiga ia pun segera mengambil Hp itu dari tangan sang bapak berseragam muslim lengkap dengan sarung dan pecinya, ewin segera keluar, tanpa ragu ewin dan kami bertiga pun langsung menuju tempat bekam lagi untuk menunggu giliran masuk ruang Diagnosis.

Tak lama menunggu, kamipun di persilahkan masuk di ruang diagnosa, di ruang itu Sang TABIB ( sebutan dokter dalam bahasa arab ) menyambut kami dengan senyum ramah, satu persatu kamipun di diagnosa dengan menggunakan kamera canggih yang dihadapkan dekat dengan mata atau dalam bahasa medis di sebut dengan IRIDOLOGI, ia adalah proses diagnosa ilmu kedokteran modern melalui pengamatan selaput pelangi ( iris / pupil mata ) untuk mendeteksi penyakit penyakit degeneratif secara cepat, akurat dan efisien. ada yang menarik jika berobat disini, pasalnya sang tabib tak pelit ilmu layaknya para dokter umum lainya. Oleh beliau kami di jelaskan dan di beritahu secara detail penyakit apa saja yang bersarang di tubuh kami lengkap dengan sabab musababnya. Melalui alat detector dan video audio visual seputar penyakit dan pengobatanya sang tabib memulai pemaparanya dengan menjelaskan apa itu bekam, menurutnya bekam adalah suatu metode / cara terapi pengobatan yang sangat di ajurkan oleh Rasulullah SAW, dengan cara membuang penyumbatan timbunan lemak dan bibit penyakit yang mengendap dan bersenyawa dalam darah melalui organ – organ bagian belakang tubuh kita atau organ tertentu lainya. Sesuai petunjuk Nabi di mana cara ini dapat menyembuhkan 72 penyakit yang terdapat dalam tubuh kita sebagai mana beberapa sabda Rasul di antaranya : “ Lakukanlah olehmu berbekam pada rongga kuduk ( Mastoid Apophysis ) karena menyembuhkan tujuh puluh dua penyakit.” ( H.R. At-Tirmidzi )

Setelah hampir satu jam presentasi dari sang tabib, kami pun segera di rujuk ke ruang isolasi pembekaman, tiga penjagal sudah bersiap – siap dengan jarum suntik serta alat bekam lainya untuk mengeksekusi bibit bibit penyakit yang bersarang di tubuh kami. awalnya aku sempat tegang gimana rasanya di tusuk tusuk jarum, huuuufff ternyata rasanya gak jauh beda dengan gigitan semut, si Bos sang pemilik badan super gendut gak wajar ( hahahaha maaf boz ) yang duduk bersebelahan denganku tak henti hentinya membuat aku, eko dan petugas bekam tertawa terbahak, di tusukan jarum pertama sampe kesepuluh si bos bilang “ geli geli geli geli aduh aduh geli….sambil tertawa” eh setelah tusukan berikutnya ia bilang “sakit sakit sakit sakit………….sambil nyengir”. Tak hanya itu saja yang membuat kami tertawa, ternyata ia hampir saja tertidur lelap sambil duduk ketika proses pembekaman sedang berlanjut . “ bos tidur bos ?” tanyaku pada si Bos, “ hampir ustad “ jawabnya lemas.

Alhamdulillah………..ahirnya bekamku selesai juga, akupun segera keluar dari ruangan dengan membawa bulatan – bulatan merah hitam yang menempel di punggung dan tengkuk leherku, bulatan – bulatan merah hitam itu akan segera hilang tak berbekas dalam waktu 3-4 hari.

Ku lihat Ewin yang sedari awal menunggu kami di luar ruangan, karna ia sudah 1 minggu lebih awal dari kami di bekam, sedang duduk lemas dan sedih, dengan tenang ia mencoba menceritakan nasib HP nya kepadaku, ternyata HP nya yang sempat tertinggal di mesjid dan terambil lagi, batrainya telah raib di ambil orang yang bersarung dan berpeci tadi, diapun sempat keliling masjid untuk mencari batrai HP nya, tapi hasilnya nihil. “ ya sudah win ikhlaskan aja, ntar juga insyaAllah ada gantinya lagi yang baru” kataku sedikit menghibur.

Sebelum pulang sang tabib memberikan kami resep tiga obat herbal mujarab yaitu : Madu, Minyak Zaitun dan kapsul Habbatussauda.

berhubung gak sempet jeprat jepret, gambar di atas di ambil dari nyehatin.blogspot.com